You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPRD Setujui Usulan Anggaran Diskominfotik DKI Jakarta Rp 855 M di 2025
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Dinas Kominfotik DKI Ajukan Kebutuhan Rp 855 Miliar di Tahun Anggaran 2025

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta mengajukan usulan kebutuhan sebesar Rp 855 miliar untuk Tahun Anggaran 2025.

Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Sekretaris Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Netty Herawati mengatakan, besaran tersebut ditetapkan setelah adanya selisih usulan penambahan dan pengurangan anggaran.

"Menjadi Rp 855 miliar setelah dilakukan proses pembahasan," ujarnya, saat memberikan paparan dalam pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (25/10).

Ketua KI DKI Hadiri Sidang Promosi Doktor Sigit Wijatmoko di IPDN

Netty menjelaskan, rencana capaian target kerja Dinas Kominfotik di tahun 2025 terdiri dalam lima program utama.

Kelima program tersebut yakni, pengelolaan informasi dan komunikasi publik, pengelolaan aplikasi informatika, penyelenggaraan statistik sektoral, penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi, dan penunjang urusan pemerintahan daerah provinsi. 

"Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemprov DKI dengan pemasangan CCTV di 1.494 titik juga akan direalisasikan tahun depan," terangnya.

Menurutnya, SPBE juga akan di implementasikan dengan penyediaan akses internet untuk perangkat daerah di 2.253 titik.

"Kami juga menargetkan pemasangan akses internet JakWIFI sebanyak 2.191 titik di tahun 2025," ungkapnya.

Terkait belanja hibah, Netty menambahkan, Dinas Kominfotik menganggarkan sebesar Rp 6,6 miliar untuk dua instansi.

"Hibah akan diberikan ke Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi DKI Jakarta mencapai Rp 4,8 miliar dan Badan Pusat Statistik sebesar Rp 1,8 miliar," bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono menegaskan,  penambahan anggaran Dinas Kominfotik menjadi Rp 855 miliar tersebut karena adanya penyesuaian harga komponen. 

"Ini kan hal-hal yang teknis, tambah karena kenaikan dan penurunan harga komponen, penyesuaian. Harus disetujui, kalau tidak disetujui enggak akan jalan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye33081 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

    access_time05-11-2026 remove_red_eye12670 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7489 personDessy Suciati
  4. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye5150 personAnita Karyati
  5. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3829 personBudhi Firmansyah Surapati